Pasar
Legi
Pasar
Legi, nama ini awalnya digunakan sesuai dengan ramainya pasar pada tiap-tiap
hari "Legi" pada hari pasaran Jawa, layaknya pasar-pasar tradisional
lainnya di kota Surakarta.
Merupakn pasar tradisional yang cukup besar dan sibuk dengan aktifitas 24 jam.
Merupakn pasar tradisional yang cukup besar dan sibuk dengan aktifitas 24 jam.
Bagi
masyarakat Solo dan sekitarnya, Pasar Legi telah menjadi pusat kegiatan
jual-beli sembako, sayur mayur, buah-buahan dan hasil-hasil bumi lainnya. Pasar
ini menyediakan barang-barang tersebut paling komplit daripada pasar-pasar
tradisional lain yang ada di Solo. Pasar Legi mencapai puncak keramaiannya
berkisar pada jam-jam 02:00 dinihari hingga menjelang Subuh. Pada waktu-waktu
awal, yakni tengah malam hingga sekitar jam 02:00, terjadi kesibukan para
pedagang yang menerima kedatangan barang-barang dagangan, yang biasanya
langsung dikerubuti oleh pembeli yang rata-rata penjual sayur juga dan akan
dijual lagi di pasar-pasar yang lain, bahkan hingga ke luar Solo. Memasuki
jam-jam 02:00 hingga Subuh, biasanya mulai berdatangan para ibu-ibu rumah
tangga yang berbelanja untuk kebutuhan rumah, dengan harapan mendapatkan barang
yang segar, lebih murah dan bisa memilih.









0 komentar:
Posting Komentar